Jalan Berliku Si Tukang Suntik Kodok
PERCAYALAH! Saya dulu adalah mantri yang suka nyuntik. Tapi nanti dulu. Saya bukan orangnya yang suka sembarangan menyuntik pantat orang. Apalagi nyuntik pantat nenek nenek.
Selengkapnya
PERCAYALAH! Saya dulu adalah mantri yang suka nyuntik. Tapi nanti dulu. Saya bukan orangnya yang suka sembarangan menyuntik pantat orang. Apalagi nyuntik pantat nenek nenek.
SelengkapnyaTak terasa wadah seduluran Konco Lawas Jawa Pos (CoWas JP) sudah berusia enam bulan lebih. Dalam waktu yang singkat ini banyak manfaat yang saya unduh. Karena itulah, saya mencoba membuat catatan ringan untuk disimak kembali, agar perkembangan CowasJP bis
Selengkapnya‘’Hidup sehat itu sulit. Tapi ada yang lebih sulit, yakni jika kita tidak sehat. Itu akan jauh lebih sulit’’.
SelengkapnyaPertanyaan besarnya: adakah jaminan dari tata kelola anyar yang semua dananya berasal dari APBD dan APBN menghasilkan out put dahsyat? Yaitu Timnas yang sukses merebut tahta juara SEA Games, Piala AFF, menembus semifinal Piala Asia dan Asia Games?
SelengkapnyaMinggu 13 April 2014 pukul 13.00 WIB di tribun barat Stadion Gajayana Malang. Pelatih kepala Timnas sepakbola Indonesia U-23, Aji Santoso, menyaksikan proses seleksi pemain U-17 Jawa Timur (Jatim).
SelengkapnyaPERNAHKAH Anda mencium Titiek Puspa? Saya pernah. Lho kok bisa? Begini ceritanya:
SelengkapnyaSEBAGAI reporter magang, waktu itu 1982, awal JP manajemen anyar yang agresif, keberhasilan dalam mengemban penugasan adalah poin tersendiri.
SelengkapnyaTAHUN 1983, saya ditugaskan ke Jakarta oleh Jawa Pos untuk kemudian menetap sebagai reporter di Biro Jakarta.
SelengkapnyaNAMA Barbara, sebuah tempat bordil di Gang Dolly beberapa tahun lalu dikenal banyak orang. Sejak tempat prostitusi Dolly dan Jarak ditutup, bangunan Barbara dibongkar dan disulap menjadi gedung bertingkat.
Selengkapnya